Beginilah Awalnya


Salah seorang teman pernah berkata kepada saya melalui sebuah pesan singkat: "Ay, bikin blog, yuk!". Awalnya saya mengabaikan pesan ini. Sudah cukup malas sebenarnya saya dibuai oleh keinginan-keinginan membuat blog dengan tulisan-tulisan berkualitas dan 'bisa dibaca oleh orang lain', karena sejak membuat blog pertama (sekitar tahun 2009) sampai saat ini, belum ada satupun blog yang saya urus dengan baik. Bersemangat hanya pada saat awal pembuatannya, selanjutnya saya bingung: blog ini harus kuisi dengan tulisan apa?

Namun saya kembali teringat pada pernyataan yang pernah diucapkan oleh seseorang: "Menulislah sebelum kau benar-benar kehilangan perasaan". Setiap kali teringat pernyataan ini, saya selalu merasa tersinggung. Bukan masalah besar seandainya saya memang benar-benar tidak tertarik lagi pada dunia tulis-menulis (?), tapi yang selalu mengganggu pikiran adalah: benar-benar se-hampa inikah hidup saya?

Merenung adalah salah satu aktivitas yang menggembirakan. Merenungi perubahan yang terjadi pada diri sendiri dari masa ke masa benar-benar bisa mengacak-acak perasaan. Saya yang dulu bukanlah siapa-siapa, dan saya yang sekarangpun tetap bukan siapa-siapa. tapi banyak  perbedaan di antara keduanya. Sejujurnya, saya tidak ingin menyadari hal ini. Yang jelas, yang kuinginkan sekarang adalah membangkitkan lagi semangat hidup dengan kembali menulis. Bismillah... ^^

0 komentar:

Copyright 2009 Sepenggal Kutipan Kata. All rights reserved.
Free WPThemes presented by Leather luggage, Las Vegas Travel coded by EZwpthemes.
Bloggerized by Miss Dothy